Budaya Sikap Keselamatan ( SAFETY ATTITUDE CULTURE )

Iklim kerja saya aman merupakan dambaan bagi semua pekerja di suatu institusi, instansi, perusahaan begitu juga  di Rumah sakit petugas kesehatan sebagai pemberi pelayanan kesehatan dan keselamatan pun mereka berlomba-lomba membangun Keselamatan bagi pasien (Patient safety) pada semua lini. Paradigma Patient safety tersebut, akan berjalan secara linier apabila petugasnya memiliki Sikap (Attitute) yang mendukung pada Keselamatan pasien, sehingga Budaya (Culture) terbentuk secara arif dan bijaksana di Rumah sakit yang sedang membangun paradigma Safety. Budaya patient safety yang telah atau belum terbentuk setelah diterapkannya paradigma baru patient safety, menjadi kunci kesuksesan dari management di Rumah sakit, salah satunya keberhasilannya adalah Lulus Akreditasi. Salah satu indikator dari akreditasi adalah Sasaran Keselamatan pasien (Patient safety).

Terdapat 6 Dimensi untuk memahami persepsi staf terhadap Keselamatan

  1. Commitment (komitmen)
  2. Justness (Pertimbanganmoral Benar dan Baik)
  3. Information (Informasi)
  4. Awarness (kesadaran)
  5. Adaptability (Beradaptasi)
  6. Behaviour (Perilaku)

 

 

Budaya Sikap Keselamatan (The Safety Attitudes Questionnaire) dikembangkan oleh   Bryan Sexton, Eric Thomas, and Bob Helmreich . The standard citation for the survey is: Sexton JB, Helmreich RL, Neilands TB, Rowan K, Vella K, Boyden J, Roberts PR, Thomas EJ. The Safety Attitudes Questionnaire: Psychometric Properties, Benchmarking Data, and Emerging Research. BMC Health Services Research 2006;6:44. Kuesioner tersebut dapat dilihat pada link di bawah ini.

https://med.uth.edu/chqs/files/2012/05/SAQ-Short-Form-2006.pdf

Domain dari Survey Sikap keselamatan, terdiri dari :

  1. TEAM WORK CLIMATE
  2. SAFETY CLIMATE
  3. JOB SATISFACTION
  4. STRESS RECOGNITION
  5. WORKING CONDITION
  6. PERSEPSI TERHADAP MANAJEMEN RS
  7. PERSEPSI TERHADAP UNIT MANAJEMEN

INDIKATOR KLINIS dan  OUTCOMES dari penerapan Budaya Sikap Keselamatan adalah

  1. WRONG SITE (SALAH SISI OPERASI)
  2. LUKA DECUBITUS
  3. DELAYS (KETERLAMBATAN)
  4. IADP
  5. POST-OP SEPSIS
  6. POST- OP INFECTION
  7. POST OP BLEEDING
  8. TURNOVER PERAWAT
  9. ABSENSI
  10. VAP
  11. BURNOUT
  12. UKURAN UNIT
  13. KOMUNIKASI
  14. RASA KEKELUARGAAN (FAMILIARITY)
  15. SPIRITUALITY

Sikap Keselamatan yang baik, berfokus pada “Sikap yang baik berarti Menghindari Kesulitan dan mencoba untuk tetap pada tugas yang menjadi tanggung jawabnya”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *